Green House Zeedny

Yaumiyaty

Blog EntryBerpikir dan Bersyukurlah..!!!Apr 11, '08 6:44 AM
for everyone
    Maknanya adalah menyadari dan mengingat nikmat tak terhingga yang Allah karuniakan kepada kita. Sesungguhnya tanpa kita sadari Nikmat itu telah memberikan pemenuhan kebutuhan tubuh kita dari atas sampai kaki kita (وإن تعد نعمي الله لا تحصوها). Kesehatan jasmani, keamanan negeri, makanan dan pakaian, udara dan air adalah diantara nikmat yang menyertai kehidupan kita. Kita mempunyai harta dan kita tidak menyadarinya, kita memiliki kehidupan dan kita tidak mengetahuinya. (وأسبغ عليكم نعمه وظاهرة وباطنة) Kita memiliki dua mata, lidah dan dua bibir, dua kaki dan dua tangan, "Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?" Apakah mudah kita berjalan dengan kaki yang diamputasi? Apakah hal yang mudah bagi orang yang sakit untuk nyenyak dalam tidurnya? Apakah dapat dibenarkan membiarkan perut kita dipenuhi oleh makanan yang tidak membangun produtifitas kesehatan jasmani dan rohani kita?
    Coba kita perhatikan pendengaran kita normal dan tidak tuli, penglihatan kita juga masih dapat berfungsi dan tidak buta, kulit kita terbebas dari penyakit kusta, akal pikiran kita masih dapat kita andalkan untuk berpikir tanpa risau dengan gila dan bingung, Insya Allah.
    Apakah kita mengira penglihatan kita senilai dengan emas yang beratnya seperti gunug hud? Apakah kita menyukai sepetak sawah yang berisi tumpukan perak dibanding pendengaran kita? Apakah kita mau membeli Istana Zahra' dengan lidah kita dan akhirnya kita bisu? Apakah kita juga mau menukar tangan kita dengan mutiara batu mulia dan akhirnya kita tanpa memiliki tangan?
    Tentu saja jawaban dari pertanyaan di atas 'TIDAK' karena kita menyadari bahwa kita dalam karunia dan kenikmatan yang sempuna dan keutamaan yang besar, akan tetapi kita selalu tidak menyadari, sehingga menjadikan kita selalu meratap dan tidak merasa cukup dengan yang ada dengan Makanan dan minuman yang ada, tidur yang nyenyak, kesehatan yang melapangkan dan nikmat-nikmat yang lainnya.
    Selalu saja kita memikirkan yang tidak ada dan tidak mensyukuri yang ada. Sedangkan bersama kita kunci bahagia dan karunia tak terhingga dari mulai bangun dan tidur lagi. "Pada dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikan" memikirkan diri kita, keluarga, rumah, pekerjaan, teman-teman dan kehidupan sekitar kita (يعرفون نعمت الله لم ينكرونحها). Wallahua'lam.
        

Blog EntryBiarkan Ibu MenangisDec 22, '07 1:53 AM
for everyone
biarkan ibu menangis...
menyuburkan kembali bumi yang gersang

biarkan ibu menangis...
menghidupkan nurani yang kian meranggas

biarkan ibu menangis...
melengkapi ketangguhan yang kian menipis

biarkan ibu menangis...
melepas semua beban yang kian tak ringan

biarkan ibu menangis...
karena tetesannya menghidupkan kehidupan

Shubuh di bumi haram
13 Dzulhijjah 1428H.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.